Langsung ke konten utama

PEREMPUAN LANGIT YANG TINGGAL DI BUMI

Buat perempuan yang saat ini berlomba-lomba menaikkan popularitas diri. Bangga saling pamer emas, tas, mobil, baju dengan pernak-pernik sambil memamerkan lekuk tubuh yang indah aduhai, tapi dengan segela kegelamorannya belum bisa memberikan uang 1000 untuk amal di pinggir jalan. Berarti orang baru kaya, pelit. Wkwkkwkwkw

Ada juga Perempuan sosialita yang merasa paling cantik banget, merasa paling gaul, nongkrong dengan teman-temannya sambil arisan ratusan juta, tapi tidak mampu memberikan 2000 rupiah kepada ibu-ibu yang sedang menengadahkan tangannya. Padahal baru bilang sama teman arisannya sudah beli emas, intan, berlian. Ngomong doang ! 

Ada juga perempuan yang sering perawatan ke salon dengan biaya mahal untuk bisa menaklukkan laki-laki hidung belang. Merusak rumah tangga orang. Setelah keluarga selingkuhannya hancur berantakan, kekayaannya ludes, dipecat dari pekerjaannya, kemudian menghilang seperti di telan bumi. 

Mungkin perempuan seperti di atas butuh Role model sebagai referensi. Mari saya ceritakan sosok perempuan langit tapi tinggal di bumi. Perempuan seperti ini sangat layak menjadi teladan bagi perempuan zaman sekarang. Ia adalah Miliarder, pembisnis ulung, para lelaki elit di kota itu banyak yang ingin menikahinya, tapi gak semudah itulah ferguso.

Selain kekayaan dan kecantikannya, ia juga pintar, cerdas, romantis, penyayang keluarga, pokoknya lengkap. Idaman banget dah ! 

Saya mulai dari pernikahannya yang sangat produktif. Yang semula ia cantik dan kaya raya, tapi untuk mensuport sang suami, hartanya ludes, berubah menjadi kurus kering, miskin dan sakit-sakitan, keluarga bahkan orang terdekatnya diintimidasi, suaminya buron, tapi dia sukses mendapat istana mutiara dari surga dan memperoleh salam langsung dari Alloh dan malaikat-Nya. Wih.... Prestasi luar biasa nih besti....

Kesetiannya kerren habis. Ketika sang suami pulang dari gua dari tafakkur. Tiba-tiba datang dengan tubuh gemetar, menggigil, tapi perempuan yang satu tidak panik dan tidak marah sedikitpun karena pulang malam, malah ia menyelimuti dan dipeluk dengan penuh kehangatan. Masya Alloh sweet banget sih.....

Saat sang suami berkata, "Wahai kekasihku. Aku sesungguhnya khawatir terhadap diriku (dari gangguan makhluk Jin)." Sang istri meyakininya, ''Tidak! Bergembiralah! Demi Alloh, Alloh sama sekali tidak akan membuatmu kecewa. Kamu suamiku, adalah seorang yang suka menyambung tali keluarga, selalu menolong orang yang susah, menghormati tamu, dan membela orang yang berdiri di atas kebenaran." 

Perempuan satu ini mencoba menenangkan dan mengembalikan kepercayaan sang suami, bahwa ia kelak akan menjadi pemimpin ummat, pemimpin para Nabi dan menjadi kekasih, terkasih-Nya Alloh. Benar-benar perempuan yang sangat totalitas mensuport sang suami tercinta. 

Siapa gerangan perempuan yang satu ini? Mari saya ajak kenalan ! 

Ia adalah Sayyidah Khodijah Al-Kubro, pemilik istana permata di surga. Ia adalah Sayyidah Khodijah Al-Kubro, perempuan yang memperjuangkan kebenaran dan menghancurkan kemungkaran. Ia adalah Sayyidah Khodijah Al-Kubro, perempuan yang teguh berdiri tidak goyah menghadapi goncangan hingga nyawa meninggalkan badan. Sayyidah Khodijah perempuan langit tapi tinggal di bumi. Tidak pernah ragu melangkah menemani Sang Nabi dalam Medan dakwah. 

Sekarang, perempuan yang masih saja ragu melangkah karena hubungan dunia yang terlalu lekat, hingga membuat langkahnya terlalu berat. Duhai perempuan abad ini, hanya engkaulah sendiri yang mampu menentukan seberapa tinggi ingin mendaki. Maka dari itu pilihlah, mau berpayah-payah untuk kembali, atau mau pilih nyaman tapi tinggal di bumi.

Sunan Ampel 05
04 Muharrom 1444 H.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

PEREMPUAN DAN PANGGUNG SPIRITUAL

Dulu, perempuan rahasia langit. Langkahnya pelan, tunduknya dalam. Ia dilukis dalam sejarah sebagai simbol kelembutan. Bukan dijadikan objek dan dieksploitasi di altar pertunjukan yang katanya majelis sholawat. Perempuan sudah kehilangan eksistensinya dari penjaga nurani menjadi pelayan euforia.  Mereka menutup aurat, yes betul. Tapi hanya sekedar bungkus. Isinya goyang ngolek, goyang keramas. Dua istilah yang lebih cocok muncul di warung remang-remang daripada di acara yang konon katanya mejelis cinta Nabi.  Dalam pemikiran Simon de Beauvoir: "Perempuan tidak dilahirkan sebagai objek, tapi dibuat menjadi objek oleh struktur budaya". Tapi hari ini, di pentas absurd mereka bukan hanya menjadi objek. Tapi mereka sendiri yang mejadikan objek sebagai dalih ekspresi iman.  Gerakan tubuh yang menggeliat di atas panggung bukan bentuk ekspresi spiritual. Itu adalah penghinaan simbolik pada kemulian perempuan. Lantas, di mana rasa malunya? Di mana harkat dan martabatnya? Apakah me...

SANTUNAN ANAK YATIM DAN PRIVASI YANG PERLU DIJAGA

Muharrom sangat erat kaitannya dengan perhatian terhadap anak yatim piatu, bahkan sebagian besar masyarakat menyebutnya salah satu hari dalam bulan Muharram (tanggal 10 Asyura) sebagai hari raya anak yatim. Sepanjang bulan Muharram, terutama pada tanggal 10 tersebut, berbagai kegiatan santunan untuk anak yatim diadakan di berbagai tempat dan lembaga. Pada umumnya, panitia kegiatan santunan anak yatim akan menyelenggarakan acara pengajian dengan mengundang pendakwah dan menghadirkan sejumlah anak yatim piatu yang terdata di masing-masing desa. Pada akhir acara, setiap anak yatim piatu akan diberikan amplop berisi uang secara perorangan di atas panggung." Pada sesi ini, biasanya para pemberi sedekah dan zakat diminta untuk naik ke atas panggung untuk bersalaman, mengusap rambut anak-anak yatim piatu, serta berfoto bersama. Meskipun terlihat sebagai rutinitas biasa yang selalu ada dalam peringatan 10 Muharram (Asyuro), sudahkah kita pernah mempertimbangkan perasaan anak-anak yatim pi...

MENGHILANGKAN STIGMA GEN Z

Generasi Z sering kali menjadi subyek perdebatan hangat di tengah derasnya arus perubahan zaman. Masyarakat, terutama generasi sebelumnya, kerap kali memandang gen Z dengan sorotan kritis.  Mereka melabeli generasi muda ini sebagai generasi lemah yang terlalu fokus pada kesehatan mental. Ada juga yang bilang mereka generasi instan yang menginginkan segalanya serba cepat. Bahkan, melabeli dengan sebutan generasi stroberi yang dianggap enak dilihat, kreatif, tetapi rapuh alias mudah hancur. Fokus genZ pada kesehatan mental itu sebangun dengan anggapan bahwa mereka demen healing. Ini kemudian mengarahkan generasi lain untuk menyebut gen Z sebagai kelompok yang tak mampu bekerja di bawah tekanan. Generasi Z atau gen Z adalah generasi yang muncul setelah gen Y. Banyak yang melihat secara berbeda tentang tahun lahir gen Z. Umumnya mencakup mereka yang lahir dari pertengahan hingga akhir 1990-an sampai awal 2010-an. Secara lebih spesifik, banyak ahli dan peneliti menetapkan rentang tahun ...