Ketika malas dalam hal yang positif, maka cari cara untuk lebih semangat lagi. Memecut rasa malas sangat banyak, tinggal menambah dosis kalau memang ada yang cocok. Recommend bagi pelajar adalah dengan sering membaca fadilah keagungan ilmu dan derajat yang tinggi di sisi ALLOH. Ketika kau sudah merasa puas karena sudah menguasai sebagian Fan coba baca kisah² santri² jaman dulu seperti Imam Abu Hatim Ar Razi menempuh perjalanan dengan berjalan kaki selama 70 tahun demi ilmu. Padahal secara kapasitas beliau sudah العالم العلامة, tapi beliau tidak pernah puas bahkan terus merasa dahaga akan ilmu pengetahuan. Kalau dalam hati kalian menggerutu "belajarnya jangan terlalu malam", coba kamu baca Fudail bin iyadh dan sahabat²nya mengkaji fikih semalam suntuk sampai subuh. Kalian tidak apa²nya, kalian hanya puing di antara kilauan mutiara. Membaca kisah² beliau dapat membangkitkan jiwa kalian yang mati. Menurut ulama' salaf berkata "kisah adalah salah satu bala tentara ALLOH, dengannya dia meneguhkan wali²nya"
Menurut data terbaru badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2024, persentase penduduk usia 15-24 tahun di Indonesia yang tergolong ke dalam kategori NEET (not in education, employment, or training) mencapai 22,25 persen dari total penduduk dalam kelompok usia tersebut. Fenomena ini sangat mengejutkan. Sebab, hal itu berarti hampir seperempat dari populasi muda di Indonesia (biasa disebut gen Z), yang sebetulnya berada dalam rentang usia produktif, ternyata tidak terlibat dalam aktivitas pendidikan, pekerjaan, atau pelatihan apa pun. Mereka, dengan kata lain, adalah penganggur! Usia produktif seharusnya menjadi penopang bagi penduduk usia nonproduktif. Mereka mendukung kebutuhan ekonomi dan sosial populasi yang lebih muda dan lebih tua. Namun, tingginya tingkat pengangguran di kalangan gen Z mengacaukan keseimbangan ini. Alih-alih berperan sebagai penopang, mereka malah ikut menjadi beban yang harus ditopang. Jika fenomena seperti ini terus berlanjut, tentu akan sangat membahayakan. Seb...
Komentar
Posting Komentar